Selasa, 29 Mei 2012

Ya ALLAH

Allahumma suril islama wal muslimin,
 "ya Allah ya Rabb kami, bantulah islam dan kaum muslimin di akhir zaman ini, turunkanlah bantuan Mu yang tidak disangka-sangka itu. Sesungguhnya kami dianiaya dan saling menganiayai diri kami dan sesama kami, kami mohon limpahan kasih dan rahmat Mu ya Allah, demi cinta Mu kepada kekasih Mu, junjungan kami, Muhammad s.a.w, Rasulullah s.a.w, pesuruh Mu ya Allah, wujudkanlah harapan kami, berkati lah kami dengan apa yang telah Kau kurniakan kepada kami, dan ampunkanlah dosa-dosa kami dari kejahilan kami sendiri, ampunkanlah dosa kami sama ada kami yang masih hidup dan juga kepada mereka yang sudah kembali kepada Mu, dan tidak sempat untuk menerima ilmu islam, ampunilah dosa kami ya Allah ...sesungguhnya Engkau Maha pemurah lagi Maha mengampuni dosa-dosa hamba Mu, turunkanlah bantuan Mu ya Allah

Rabu, 23 Mei 2012

Purata pendapatan

Berdasarkan   anggaran purata pendapatan isi rumah Malaysia sekitar RM 4,000 pada tahun 2012 maka majoriti dari penduduk negara ini hanya mampu membeli rumah yang berharga RM 250,000 dan ke bawah.

Itu pun perlu ada tunai sebanyak RM 30,000 dalam tangan.

Dalam erti kata lain, sekiranya kalian mampu beli rumah yang berharga lebih dari RM 250,000 itu maksudnya kalian berada dalam golongan ‘above average’ di Malaysia.

Dan gaji graduan hari ini cuma sekitar RM 2,000 sahaja.

Isnin, 21 Mei 2012

Kerja Tuhan

Engkau tidak lihatkah kuasa Tuhan dan kerja-kerja-Nya,
Setiap hari kita lihat, membaca dan mendengarnya,
Sungguh menakut dan mengerikan,

Orang-orang kaya, yang punya nama, tiba-tiba mati mengejut meninggalkan harta,
Orang-orang kaya yang punya glamour, tiba-tiba muflis menjadi papa,

Pemimpin-pemimpin yang ternama yang sedang membina nama,
Tiba-tiba dijatuhkan oleh rakyatnya,
Seorang yang ternama dikagumi oleh dunia mati terhina,

Gunung berapi meledak, gempa bumi menggoncang, air bah mengamuk,
Tidak dapat dibendung oleh alat-alat sains teknologi yang canggih,

Kapal terbang jatuh membunuh beratus-ratus penumpang,
Yang tidak mampu tenaga manusia membendungnya,

Belum lagi manusia mati setiap hari akibat perang yang manusia bukan suka,
Tapi tidak dapat menahan dan membendung daripada berlakunya peperangan yang memusnah,
Hampir setiap bulan di dunia ada sahaja negara yang dipukul ribut,
Memusnahkan dan merosakkan apa sahaja,
Air bah yang mengganas memusnah, meruntuh dan membinasakan apa sahaja,

Belum lagi soal-soal jenayah yang manusia tidak suka tapi terjadi,
Eksiden dan pelanggaran kereta setiap hari membunuh dan merosakkan,
Tanah runtuh dan berbagai-bagai lagi kejadian yang mengerikan terjadi,
Tidak mampu manusia mengelakkannya sekalipun mempunyai ilmu yang tinggi,

Begitulah kuasa Tuhan dan kerja Tuhan di dunia ini,
Tapi tidak ada manusia mengambil iktibar dan pengajaran,
Tidak juga manusia itu kembali kepada Tuhan,
Di Akhirat lebih lagi parah kena hukuman,
Bagi mereka yang tidak sedar dan tidak rujuk kepada Tuhan,
Yang seksaannya lebih parah lagi,
Yang penderitaannya lebih sengsara lagi dan lebih hebat.

Bersabarlah

Inna Ma’al ‘Usri Yusra (Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan).

Wahai saudaraku,

Sesungguhnya setelah kelaparan ada kenyang, sesudah dahaga ada kesejukan, setelah begadang ada waktu tidur, setelah sakit ada sembuh, pasti yang sesat akan menemukan jalannya, yang telah melalui kegelapan ada secercah cahaya terang benderang. Lihatlah para petualang di sebuah gua yang gelap, setelah berjalan kesana kemari melihat setitik lobang cahaya. Karena apa? Karena Allah berfirman :” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan atau keputusan kepada kita dari sisiNya. Kata ‘Asa (mudah-mudahan) ,  dalam kamus Allah itu merupakan suatu kepastian, bukan seperti mudah-mudahan dalam bahasa lisan makhluk, yang tak pasti.

Berilah kabar gembira bagi malam yang gelap, bahawa esok lusa akan ada fajar dari puncak gunung, dan celah-celah lembah, berilah khabar gembira bagi mereka yang dalam keadaan gelisah, goncang bahawa  akan ada kegembiraan, ada kelembutan tersembunyi dibalik penderitaan itu.

Apabila kita melihat dan berjalan ditengah padang pasir nan tandus itu,.kita berjalan lagi..masih juga padang pasir, .berjalan terus,.. sampai suatu saat kelak kita akan menemukan dedaunan hijau, perkampungan hijau, ada kehidupan disana. Semua itu kerana apa,..? Karena setiap ada muara ada hulunya atau sebaliknya. Ada ujung ada pangkalnya, ada kesulitan pasti setelah itu ada kemudahan.

Bila kita melihat tali itu kuat dan sambung menyambung, lihatlah suatu saat pasti akan terputus juga, dibalik kemelaratan, pasti ada kebahagiaan, didalam ketakutan, akan disertai rasa aman, dalam kegoncangan, setelah itu pasti angin itupun tenang kembali. Ombak menderu-deru, tidak selamanya ia berhembus terus, pasti ada masa tenangnya. Karena apa…? 
Karena Allah sudah berfirman :” Tuulijullaila finnahaari.. watuulijunnahaar a fillaili “( Allah menggantikan malam kepada siang,siang diganti malam).Masa regenerasi dan pergantian itu pasti ada.

Jadikanlah jeruk nipis itu menjadi manis !!

Orang yang cerdas, lagi pintar, akan merubah kerugian-kerugiannya kepada keuntungan. Sementara orang yang bodoh lagi selalu dalam keadaan bingung, akan menambah musibah menjadi dua musibah, bahkan musibah bertingkat-tingkat.

Lihatlah betapa Rasulullah SAW diusir dari kampung kelahirannya Mekkah. Apakah beliau bersikap pesimis dan patah semangat? Tidak bukan? Beliau hijrah ke Medinah dan mencari penghidupan baru disana, berkarya, bekerja dan berdakwah, sehingga jadilah beliau maju dan dapat membangun Madinah menjadi manusia-manusia bertaqwa, setelah mapan beliau baru kembali membangun asal negerinya yang beliau pernah diusir itu. Bayangkan, seorang yang ummi, tak tahu baca dan tulis , diusir dari kampung  halamannya sendiri, dan oleh bangsanya sendiri, dapat merubah masyarakat dari lembah kejahiliahan, menjadi insan yang tahu ilmu, tahu nilai-nilai akhlak yang luhur, dan maju dalam perekonomian. Dikenal dan dikenang dalam sejarah turun temurun.

Imam Ahmad bin Hanbal dipenjarakan, dipukul, apa yang terjadi pada beliau setelah itu? Beliau jadi Imam ahli Sunnah. Imam Ibnu Tayyimiyah keluar dalam tahanannya penuh dengan ilmu yang berlimpah ruah. Mengarang 20 jilid buku fiqh. Ibnu Katsir Ibnu jauzi di Baghdad dan Imam Malik bin raib di timpa musibah yang hampir mematikan beliau, dengan penderitaannya itu beliau telah menulis qasidah yang benar-benar membuat orang terpukau, sya’ir-sya’ir beliau yang membuat orang membacanya terperangah dapat mengalahkan penyair-penyair Abbasiyyah yang terkenal itu.

Apabila seseorang menimpakan kepadamu kemudharatan, dan apabila kamu ditimpa musibah, maka lihatlah dari sisi lainnya. Bila kamu melihat kegelapan, carilah titik terangnya. Apabila kamu disuguhkan seseorang secangkir jeruk nipis yang asam, maka tambahkanlah gula didalamnya biar terasa manis.

Apabila seseorang memberikan serigala yang galak kepadamu, maka ambillahyang berharga, tinggalkan yang tak berharga. Apabila kamu diserang dan digigit kalajengking, maka ambillah obat antibiotik dari binatang itu juga, karena didalamnya juga ada racun hidup yang dapat mematikan kuman. kulitnya

Jadikanlah pendingin didalam tubuhmu yang keras, dan panas itu sebagai penyeimbangnya. Agar keluar dari dalam tubuh kita bunga yang harum semerbak wanginya . Bila kamu benci akan sikap seseorang, jangan jauhi ia, ambil dan lihat sisi baik darinya. Semua ini karena apa..? 
Karena Allah berfirman : ” ‘Asaa antakrahuu syaiaan,wahuwa khairullakum “. mungkin sesuatu yang kamu benci itu, itulah yang terbaik untukmu. Begitupun sebaliknya, wa‘asaa antuhibbuu syaian wahuwa syarrullakum” Mungkin jadi suatu yang sangat kamu cintai, ia tak baik dan menjadi mudharat untukmu juga “. (QS. Al-Baqarah : 216)

Sumber:
Kitab Laa Tahzan
Karya Dr. Aid Al-Qarni

KEGEMBIRAAN

Dari kehidupan yang penuh kegembiraan tanpa kita sedari masih ada kekosongan didalam diri kita..

Dari kehidupan yang penuh kegembiraan tanpa kita sedari masih ada yang ingin membantu kita tanpa mengharapkan balasan..

Dari kehidupan yang penuh kegembiraan tanpa kita sedari masih ada yang menemani kita setiap waktu tanpa jemu..

Dari kehidupan yang penuh kegembiraan tanpa kita sedari masih ada yang memaafkan kita tanpa mengira apa jua kekhilafan..

Dari kehidupan yang penuh kegembiraan tanpa kita sedari masih ada yang memerhati setiap gerak geri dan tingkah laku..

Dari kehidupan yang penuh kegembiraan tanpa kita sedari kita sudah mencapai usia yang matang dan mampu berfikir dengan waras..

Dari kehidupan yang penuh kegembiraan tanpa kita sedari kita makin melupai nya..
Akhir kata carilah ia,dekatilah ia,dampingilah ia kerna ia sajalah yang kita ada dari penghidupan masakini dan 

kehidupan yang akan datang..
Sayangilah,cintailah jangan sesekali kita melupai ia...

Sekadar renungan

Assalamu’alaikum


Jangan memuji kecantikan pelangi
Tapi pujilah Allah
Yang menciptakan Langit & Bumi
Jangan percaya
Denga kata-kata bijakku
Tapi percayalah Firman Allah yang Maha Benar
Jangan masukkan namaku di hatimu
Tapi masukkan nama Allah
Hingga hatimu tenang
Jangan sedih jika cintamu di dustakan
Tapi sedihlah jika engkau dustakan Allah
Jangan pula engkau minta cinta kepada penyair
Tapi mintalah kepada Allah
yg memiliki cinta yg kekal dan sejati
Ya Allah yang Maha Rahman & Rahim
Jangan jadikan hatiku batu yg mengeras
Hingga lupa akan rahmatMu

Sabtu, 19 Mei 2012

Why Gold and silver falling ? by Robert Kiyosaki


WHY ARE GOLD AND SILVER FALLING?
While in Africa last week, I was asked, “Why are the prices of gold and silver falling?”
My answer was, “Because more people are selling than buying.”
Years ago, my rich dad said, “Most investors want to know the underlying reasons why prices are going up or going down. So they look in the newspapers or call a friend, and find a reason that makes them happy.”
Returning from Africa, I went looking for answers that made me happy. There was an article in the Wall Street Journal about the people of India not buying gold and that was the reason for the price of gold coming down. In another article, I read about the European crisis, more specifically the demise of Greece, as the reason for the prices of gold, silver, and oil coming down. Less people are buying and more people are selling.
Most people chase the ups and downs of the markets, investing for capital gains. In real estate, they are called “flippers” and in the stock market they are called “traders.” The most important question to ask is, “Why buy?” This question makes the most sense to me.
I have been buying gold since 1972. I began while flying in Vietnam. I am still a buyer of gold and silver, but not at the current prices. I am happy when prices come down because low prices give me a reason to buy. The same is true in real estate. When real estate prices were going up, idiots were buying and flipping houses they, themselves, could not afford to live in. When the market crashed, millions were crushed. Now is the time to buy, but it hard for most to buy when they are sitting on existing bad home-owner debt.
Most of you following my COR blogs know I buy gold, silver, and oil simply because I do not trust our government or corporate leaders. If I trusted the President, Congress, the Fed, or big banks, I would be holding dollars; but I don’t. With everyone printing money, savers of money are the biggest losers.
This is my reason for buying gold, silver, and oil when the price is right. What is your reason? Don’t buy or sell anything simply because you are following the herd. Do your own research, find your own reason, and do what is best for you. Everyone else is. That is why so many people are selling gold, silver, and oil, and why prices are coming down. They are simply doing what they think is best for them.
If the herd panics and begins selling in mass, I will once again begin buying, even more gold, silver, and oil.
Thank you for supporting COR.
Robert Kiyosaki

Rabu, 16 Mei 2012

Selamat hari GUrU



Selamat hari GURU buat semua  yang bergelar GURU…anda semua memang hebat.. Tahniah kerana sentiasa menjadi idola pelajar..  teruskan menjadi guru yang berdedikasi

Selasa, 1 Mei 2012

Bekerjalah

Tips asas untuk menjadi pekerja cemerlang

1. Muhasabah Apa Niat Untuk Bekerja.
Untuk menjadi pekerja cemerlang, Anda perlu bermula dari asas, iaitu niat hati Anda.
Buat muhasabah diri, kaji untuk apa Anda turun setiap hari ke tempat kerja, adakah semata-mata hanya kerana Anda dibayar gaji, hanya mahukan gaji (dan tak kisah apa tu kecmerlangan dalam kerjaya) atau minat pada bidang kerja tu? atau keduanya sekali?

Ini kerana setelah mengkaji mindset sesetengah orang, ada yang jadi mereka jadi malas, tak bersemangat, kerja main lepas tangan dan lebih suka tak ambil kisah, janji duit gaji masyuk.

Namun, ada juga yang menjadikan tangga gaji sebagai ‘booster’ motivasi. Jika itu nawaitu Anda, yang lain akan turut serta, seperti disiplin, komitmen, fokus, produktiviti, performance, kerjasama dan akhir sekali mindset positif untuk menjadi cemerlang dalam kerjaya.

2. Lakukan Lebih Dari Apa Yang Perlu.
Dengan inisiatif sendiri, lakukan lebih dari apa yang perlu Anda lakukan dalam bidang kerja Anda. Timbulkan rasa seronok bekerja, sehingga Anda tak sedar masa berlalu.

3. Komited.
Jangan ambil kisah kalau orang lain kata yang Anda tunjuk rajin. Itu kerjaya Anda dan katakan pada diri bukan kawan-kawan Anda tu yang bayar gaji Anda.

Untuk menjadi pekerja cemerlang, Anda perlu komited sepenuhnya, rajin dan belajar kemahiran-kemahiran lebih dari bidang tugas yang diperlukan. Jadi proaktif dengan rajin membantu kawan-kawan lain tanpa mengharapkan sedikitpun balasan. Tapi, rajin biar kena tempatnya, nanti Anda akan dipergunakan.

4. Bijak Menyelit.
Setiap tempat kerja pasti akan wujud sedikit ‘politik’. Skill komunikasi interpersonal amat penting di sini. Anda perlu bijak menyesuaikan diri dengan mengkaji attitude rakan-rakan sekerja Anda.

Pekerja yang cemerlang adalah seseorang yang tahu dimana ruang yang dia boleh menyelit tanpa perlu menjadi mangsa pada politik tempat kerja.

Tapi, pekerja yang cemerlang takkan pernah bodek bossnya untuk cepat naik pangkat!

5. Belajar Tanpa Henti.
Pekerja yang cemerlang sentiasa memajukan dirinya dan prestasi kerjanya. Selain itu, dia akan sentiasa menambah ILMU, sama ada teori, praktikal ataupun penaakulan.

Dia tahu apa yang perlu dipelajari dan tahu kemahiran apa yang perlu dikuasai. Dia menumpukan usaha pada benda yang benar-benar mendatangkan hasil, bukannya nak kuasai semua ilmu dan kemahiran dalam masa singkat.

Minda lebih senang menangkap dan memahami apa yang Anda pelajari jika menumpu pada satu perkara dalam satu-satu masa, one thing at a time, step by step.

6. Hormat Semua Orang.
Tak kira siapa jua rakan satu tempat kerja dengan Anda, hormati dia dan cuba ceriakan dia, walaupun dia setakat seorang mak cik cleaner. Tapi, jangan suka menyakat dan mentertawakan kekurangan atau kesilapan orang lain, sebab tak semua orang boleh menerimanya.

Menceriakan orang maksudnya Anda bijak membuat mereka rasa gembira dan membuat mereka rasa senang dengan Anda. Cemana? mungkin dengan berkongsi cerita-cerita lucu, beberapa jenaka atau membantu mereka di kala susah. Bila Anda ikhlas membuat orang lain jadi ceria, mereka akan hormat pada Anda.

Takde gunanya Anda jadi ‘bising’ maca tin kosong di tempat kerja tapi suka mengacau tak tentu pasal, pedas dengan umpatan, sindiran dan komplain-komplain yang remeh. Pekerja yang cemerlang diukur dari segi perbuatan dan pencapaiannya, bukan percakapan. Jadi, diamkan mulut, rajinkan tangan bekerja.

7. Penampilan Kemas, Segak dan Teratur.
Ini yang paling akhir. Ingat, persepsi dan ‘first impression’ orang lain amat penting dalam suasana kerja.

Pekerja yang cemerlang sentiasa mempamerkan kekemasan diri pada pakaian, gaya ketika bekerja, gaya jalan, gaya ketika makan, gaya berbual dan kekemasan di ruang tempat kerjanya. Anda boleh menilai attitude kerja seseorang hanya dengan melihat meja kerjanya saja.

Kalau berserabut, berhambur, berterabur dan langsung tak teratur, itu tandanya orang tu bukan pekerja cemerlang dan akan payah untuk jadi cemerlang. Jika Anda duduk di meja yang selalu berterabur, ubah cepat perangai tu.

Itu menampakkan Anda seorang yang pemalas. Apa pendapat Anda, adakah kata-kata saya ini betul? Beri pendapat Anda di ruang komen. Ia tidak semestinya berlaku pada semua orang. Ada juga pekerja yang mejanya berserabut, tapi performance kerjanya cemerlang !

Akhir kata, beri komitmen pada kerja Anda sebaik mungkin dan jangan terlalu mengharap balasan dalam bentuk overtime lebih atau pujian semata. Ini resepi utama seorang pekerja cemerlang.