Isnin, 13 Mac 2017

Tangan yang memberi lebih baik dari yang menerima

Seorang Syeikh yang alim lagi berjalan-jalan santai bersama salah seorang di antara murid-muridnya di sebuah taman.

Di tengah-tengah asyik berjalan sambil bercerita, keduanya melihat sepasang sepatu yang sudah usang lagi lusuh. Mereka berdua yakin kalau itu adalah sepatu milik pekerja kebun yang bertugas di sana, yang sebentar lagi akan segera menyelesaikan pekerjaannya.

Sang murid melihat kepada syeikhnya sambil berujar: "Bagaimana kalau kita candai tukang kebun ini dengan menyembunyikan sepatunya, kemudian kita bersembunyi di belakang pohon-pohon? Nanti ketika dia datang untuk memakai sepatunya kembali, ia akan kehilangannya. Kita lihat bagaimana dia terkejut dan cemas!”

Syeikh yang alim dan bijak itu menjawab:

"Anakanda, tidak pantas kita menghibur diri dengan mengorbankan orang
miskin. Kamu kan seorang yang kaya, dan kamu boleh sahaja menambah kebahagiaan untuk dirinya. Sekarang kamu cuba memasukkan beberapa lembar wang kertas ke dalam sepatunya, kemudian kamu saksikan bagaimana respon dari tukang kebun miskin itu”.

Sang murid sangat takjub dengan usulan gurunya. Dia
langsung saja berjalan dan memasukkan beberapa lembar wang ke dalam sepatu tukang kebun itu. Setelah itu ia bersembunyi
di balik semak-semak bersama gurunya sambil mengintip apa
yang akan terjadi dengan tukang kebun.

Tidak beberapa lama datanglah pekerja miskin itu sambil mengibas-ngibaskan kotoran dari pakaiannya. Dia berjalan menuju tempat sepatunya ia tinggalkan sebelum bekerja.

Ketika ia mulai memasukkan kakinya ke dalam sepatu, ia menjadi terperanjat, kerana ada sesuatu di dalamnya. Saat ia keluarkan ternyata ada wang. Dia memeriksa sepatu yang satunya lagi, ternyata juga berisi wang.

Dia memandangi wang itu berulang-ulang, seolah-olah ia tidak percaya dengan penglihatannya. Setelah ia memutar pandangannya ke segala penjuru ia tidak melihat seorangpun.

Selanjutnya ia memasukkan wang itu ke dalam sakunya, lalu ia berlutut sambil melihat ke langit dan menangis. Dia berteriak dengan suara tinggi, seolah-olah ia bicara kepada Allah Ar Razzaq : 

“Aku bersyukur kepada-Mu wahai Tuhanku. Wahai Yang Maha Tahu bahwa isteriku sakit dan anak-anakku kelaparan. Mereka belum mendapatkan makanan hari ini. Engkau telah menyelamatkanku, anak-anak dan isteri dari celaka".

Dia terus menangis dalam waktu cukup lama sambil memandangi
langit sebagai ungkapan rasa syukurnya atas kurnia dari
Allah Yang Maha Pemurah. Sang murid sangat terharu dengan pemandangan yang ia lihat di balik persembunyiannya. Air matanya meleleh tanpa dapat ia bendung.
Ketika itu Syeikh yang bijak tersebut memasukkan pelajaran kepada muridnya :

“Bukankah sekarang kamu merasakan kebahagiaan yang lebih
dari pada kamu melakukan usulan pertama dengan menyembunyikan sepatu tukang kebun miskin itu?”

Sang murid menjawab:

“Aku sudah mendapatkan pelajaran yang tidak akan mungkin aku lupakan seumur hidupku. Sekarang aku baru faham makna kalimah yang dulu belum aku fahami sepanjang hidupku:

“Ketika kamu memberi kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih banyak dari pada kamu mengambil”.

Tangan yang memberi lebih baik dari yang menerima ..

Semoga bermanfa'at ...

Khamis, 9 Mac 2017

Petua


1) - *Apabila dipatuk ular, penawar ada pada ular itu*.
-Ambil sisik terakhir (hujung ekor ) ular tersebut.
-Ambil & makan. InsyaAllah ia akan jadi penawar bagi bisa ular itu.

2) - *Disengat ikan sembilang atau ikan keli, penawar ada pada otak ikan tersebut*.
   - Ketuk kepala ikan, ambil kecik seperti gel
   - Ambil & sapu pada bahagian yang disengat

3) - *Terkena duri kelapa sawit. Penawarnya ada pada buah kelapa sawit*.
   - Ambil buah, diketuk/ dipecahkan dan diambil minyaknya
   - Jangan ambil menggunakan tangan,  sapu menggunakan sabut kelapa sawit itu sekali
   - InsyaAllah hilang rasa sakit & cepat sembuh

4) *Terkena sihir untuk menceraikan suami isteri*
Surah Al - Baqarah, ayat 102

5 ) *Resdung*
- Ambil 7 botol air kolah dari 7 buah masjid yg berlainan
- Mestilah masjid yang aktif (masjid yang ada org dtg bersolat)
- Setiap kolah masjid, 1 botol.
- Ambil air, letak atas sejadah, buat solat hajat untuk sembuhkan penyakit resdung
- Letak air pada tangan kanan, Baca surah Al- Anbya' , ayat 83.
- Sebelum masukkan air ke dalam hidung, baca selawat syifa'
- Masukkan air ke dalam hidung & buang semula
- Ulang sebanyak 7 kali
Surah Al - Anbya', ayat 83

6) *Masalah sakit tumit / sakit2 sendi (rheumatism)*
- Gunakan minyak zaitun
- Baca Al - Fatihah & Ayat kursi
- Sapu minyak tersebut atau urut sambil membaca doa di bawah ini :
Surah At- Taubah ayat 14
&
surah Al - Hashr ayat 21

7) *Fibroid, atau masalah yang melibatkan wanita*
- Menggunakan madu asli
- Baca Al- Fatihah & Ayat kursi
- Baca Surah An - Nahl, ayt 69, jampi ayat tersebut pada madu
- Makan 1 sudu sehari
Surah An -Nahl, ayat 69

8) *Angin pasang*
- Menggunakan madu
- Amalkan ayat- ayat di bawah ini
-Surah Al - Isra', ayat 82
Surah Al - Hashr, ayat 21
Surah Ash - Shua'ra' ayat 70

9) *Penyakit darah tinggi, kencing manis, & masalah jantung*
Bahan - bahan :
- Ambil serai 3 batang ( titikkan supaya pecah)
- Halba (yang selalu diletakkan dalam nasi dagang)
- Buah kelapa (yang berhingus)
Cara - cara :
- Serai apabila sudah dititikkan, letak dalam buah kelapa,1 buah kelapa, 3 btg serai.
- Ambil 7 halba, letak sekali dlm buah kelapa.
- Ambil buah kelapa, letak atas api gas & pnaskan.
- Jadikan serai sebagai sudu, ambil isi guna serai.
- Minum air kelapa yang telah suam.
*Satu bji kelapa, selang 2 hari.

10) *Susah tidur malam*
Surah Al - kahf, ayat 11

11) *Angin dalam badan, sakit - sakit sendi*
Surah - fussilat, ayat 44

12) *Merawat histeria*
- Genggam tangan kanan, baca Bismillah, MasyaAllah..
- Baca 3 kali, tiup dalam penumbuk, muncungkan mulut, tiup dengan tiupan yg halus, Tepuk atas tulang belikat pesakit yang terkena histeria.
*Pagar diri dahulu sebelum mengubati orang lain
- As saffat , ayat 7

Rabu, 8 Mac 2017

Kisah Azazil

Kisah Azazil Diusir Dari Syurga

Ramai yang beranggapan, Azazil ataupun Azazel ialah makhluk ciptaan Allah yang sejenis dengan Malaikat. Namun sebenar-benarnya Azazil bukanlah malaikat, ia adalah iblis yang asalnya dari golongan jin yang kuat beribadat. Azazil Ketua Malaikat. Berikut ialah Kisah Azazil Diusir dari Syurga kerana sikap takbur.

Dan (ingatkanlah peristiwa) ketika Kami berfirman kepada malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam; lalu mereka sujud melainkan iblis; dia adalah berasal dari golongan jin…
Al-Kahf [50]

Iblis pada mulanya bernama Azazil dan tinggal di bumi. Azazil adalah jin yang taat kepada Allah. Dia menyembah Allah selama 1000 tahun, lalu Allah swt mengangkatnya ke langit pertama. Di langit pertama, Azazil beribadah menyembah Allah swt selama 1000 tahun. Kemudian dia diangkat ke langit kedua. Begitu seterusnya hingga akhirnya dia diangkat menjadi ketua malaikat ataupun imam kepada para malaikat. Apa pun perintah Allah kepada malaikat juga adalah perintah baginya, kerana dialah imam para malaikat yang memimpin malaikat.

Azazil adalah imam kepada kepada seluruh malaikat. Ibadahnya kepada Allah banyak. Ada riwayat yang menyatakan Azazil beribadah kepada Allah selama 80,000 tahun dan tiada tempat di dunia ini yang tidak dijadikan tempat sujudnya ke hadrat Allah.

Dalam satu riwayat menceritakan, akan malaikat Israfil melihat yang tersurat di Loh Mahfuz ada tercatat satu suratan berkenaan :

“Adanya satu hamba Allah yang beribadah selama 80,000 tahun tetapi hanya kerana satu kesalahan, maka ibadah hamba itu tidak diterima Allah dan hamba itu terlaknat sehingga hari Kiamat”

Maka menangislah Israfil kerana bimbang makhluk yang tersurat di Loh Mahfuz itu adalah dirinya. Maka diceritakanlah Israfil kepada segala malaikat pengalamannya melihat apa yang tersurat di Loh Mahfuz. Maka menangislah sekelian malaikat kerana takut dan bimbang nasib mereka. Lalu kesemua malaikat datang menemui Azazil yang menjadi imam kepada para malaikat, agar Azazil akan mendoakan keselamatan dunia dan akhirat kepada seluruh malaikat. Azazil pun mendoakan keselamatan di dunia dan akhirat kepada seluruh malaikat dengan doa :

“Ya Allah, Janganlah ENGKAU murka terhadap mereka (para malaikat)”

Malangnya, Azazil lupa untuk mendoakan keselamatan untuk dirinya.
Selepas mendoakan kesemua para malaikat, Azazil terus menuju ke syurga. Di atas pintu syurga, Azazil terlihat suratan yang menyatakan :

“Ada satu hamba dari kalangan hamba-hamba Allah yang muqarrabin yang telah diperintahkan Allah untuk membuat satu tugasan, tapi hamba tersebut mengengkari perintah Allah. Lalu dia tergolong dalam golongan yang sesat dan terlaknat”

Selain doanya yang mustajab, Azazil juga dikenali juga sebagai Sayidul Malaikat alias penghulu para malaikat dan  Khazinul Jannah (bendaharawan surga). Semua lapis langit dan para penghuninya, menjuluki Azazil dengan sebutan penuh kemuliaan meski berbeda-beda.

•Pada langit lapis pertama , ia  berjuluk Aabid, ahli ibadah yang mengabdi luar biasa kepada Allah
•Di langit lapis kedua,  julukan pada Azazil adalah Raki atau ahli ruku kepada Allah,
•Di langit lapis ke tiga, ia berjuluk Saajid atau ahli sujud,
•Di langit ke empat ia dijuluki Khaasyi karena selalu  merendah dan takluk kepada Allah,
•Di langit lapis kelima menyebut Azazil sebagai Qaanit Karena ketaatannya kepada Allah,
•Di langit keenam Gelar Mujtahid, karena ia bersungguh-sungguh ketika beribadah kepada Allah.
•Pada langit ketujuh, ia dipanggil Zaahid, karena sederhana dalam menggunakan sarana hidup.

Selama 120 ribu tahun, Azazil, si penghulu para malaikat menyandang semua gelar kehormatan dan kemuliaan, hingga tibalah ketika para malaikat melakukan musyawarah besar atas undangan Allah.  Ketika itu, Allah, Zat pemilik kemutlakan dan semua niat, mengutarakan maksud untuk menciptakan pemimpin di bumi.

"Sesungguhnya Aku hendak menciptakan seorang khalifah (pemimpin) di muka bumi."

Al Baqarah : 30

Semua malaikat hampir serentak menjawab mendengar kehendak Allah.

"Ya Allah, mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di muka bumi, yang hanya akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah di bumi, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau."

Al Baqarah : 30

Allah menjawab kekhawatiran para malaikat dan meyakinkan bahwa,

"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

Al Baqarah : 30

Lalu Allah Menciptakan Adam a.s., dan memerintahkan malaikat untuk sujud menghormat kepada Adam a.s. Azazil, sebagai imam para malaikat, sepatutnya lebih dahulu bersujud memimpin para malaikat. Tetapi, dia menolak, kerana dia merasa bahawa dirinya lebih baik dari pada Adam. Sementara para malaikat lain terus sujud tanpa dipimpin oleh Azazil.

Bukan sahaja dia enggan sujud, malah sombong dan menjawab kepada Allah :-

Dan (ingatkanlah peristiwa) ketika Kami berfirman kepada malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam; maka mereka sujudlah melainkan iblis; dia berkata: Patutkah aku sujud kepada (makhluk) yang Engkau jadikan dari tanah (yang di adun)?

Israa [61]

Keengganan sujud ini berpunca dari hasad dengki iblis@Azazil, yang irihati apabila Allah hendak melantik nabi Adam sebagai khalifah di bumi kerana ia dijadikan dari api sedangkan manusia dijadikan dari tanah yang busuk dan melekat. Ia derhaka kepada Allah, takabbur dan lupa daratan.

Maka terhalaulah Azazil dari syurga. Namanya diubah kepada Iblis. Apabila Iblis diturunkan ke bumi, dia berjanji akan menyesatkan manusia serta keturunannya.

Dia berkata lagi:

Khabarkanlah kepadaku, inikah orangnya yang Engkau muliakan mengatasiku? Jika Engkau beri tempoh kepadaku hingga hari kiamat, tentulah aku akan memancing menyesatkan zuriat keturunannya, kecuali sedikit (di antaranya)

Israa [62]

Allah berfirman (kepada iblis):

Pergilah (lakukanlah apa yang engkau rancangkan)! Kemudian siapa yang menurutmu di antara mereka, maka sesungguhnya Neraka Jahanamlah balasan kamu semua, sebagai balasan yang cukup.

Israa [63]

Sebagai penghulu para malaikat dengan semua gelaran dan sebutan kemuliaan, Azazil merasa tidak layak bersujud pada makhluk lain termasuk Adam karena merasa penciptaan dan statusnya  yang lebih baik. Allah melihat tingkah dan sikap Azazil, lalu bertanya serta memberi gelar baru baginya Iblis.

"Hai Iblis, apakah yang menghalangimu untuk bersujud kepada yang telah Kuciptakan  dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri (takabur) ataukah kamu merasa termasuk orang-orang yang lebih tinggi?" 

Mendengar pernyataan Allah, bukan permintaan ampun yang keluar dari Azazil, sebaliknya  iamenentang dan berkata,

"Ya Allah, aku (memang) lebih baik dibandingkan Adam. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan Adam Engkau ciptakan dari tanah."

Mendengar jawaban Azazil yang sombong, Allah berfirman.

"Keluarlah kamu dari surga. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang diusir".

Azazil alias Iblis, sejak itu tak lagi berhak menghuni surga. Kesombongan dirinya, yang merasa lebih baik, lebih mulia dan sebagainya dibanding makhluk lain telah menyebabkannya menjadi penentang Allah yang paling nyata. Padahal Allah sungguh tak menyukai orang-orang yang sombong.

"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanakanlah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai."

Bibit kesombongan dari Azazil sejatinya sudah bersemai sejak Israfil dan  para malaikat mendatanginya agar mendoakan mereka kepada Allah. Waktu itu, ketika mendengar penjelasan Israfil, Azazil berkata,

"Ya Allah! Hamba-Mu yang manakah yang berani menentang perintah-Mu, sungguh aku ikut mengutuknya."

Azazil lupa, dirinya adalah juga hamba Allah dan tak menyedari bahawa kata "hamba" yang tertera pada tulisan di pintu syurga, juga boleh menimpa kepada sesiapa saja, termasuk dirinya. Lalu, demi mendengar ketetapan Allah, Iblis bertambah nekad seraya meminta kepada Allah agar diberi tempoh waktu. Katanya,

"Ya Allah, beri tangguhlah aku sampai mereka ditangguhkan."

Allah bermurah hati, dan Iblis mendapat apa yang dia minta yaitu masa hidup panjang selama manusia masih hidup di permukaan bumi sebagai khalifah.  Dasar Iblis, Allah yang maha pemurah, masih juga ditawar.  Ia lantas bersumpah akan menyesatkan Adam dan anak cucunya, seluruhnya, Kecuali hamba-hambaMu yang mukhlis di antara mereka.

" Maka kata Allah, "Yang benar adalah sumpah-Ku dan hanya kebenaran itulah yang Kukatakan. Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka jahanam dengan jenis dari golongan kamu dan  orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya."

والله أعلمُ بالـصـواب
Wallahu’alam bissawab

Khamis, 2 Mac 2017

Gastrointestinal tract

Learning more about Digestive system

Gastrointestinal tract

The GI tract is the pathway food takes from the mouth, through the esophagus, stomach, small and large intestine within where the nutrients are extracted for the needs of the body. The residue then passes to the rectum where it is evacuated.

The gastrointestinal tract (digestive tract, GI tract, GIT, gut, or alimentary canal) is an organ system within humans and other animals which takes in food, digests it to extract and absorb energy and nutrients, and expels the remaining waste as feces and urine. The mouth, oesophagus, stomach, and intestines are part of the human alimentary canal.

All bilaterians have a gastrointestinal tract, also called a gut or an alimentary canal. This is a tube that transfers food to the organs of digestion. In large bilaterians, the gastrointestinal tract generally also has an exit, the anus, by which the animal disposes of feces (solid wastes). Some small bilaterians have no anus and dispose of solid wastes by other means (for example, through the mouth). The gastrointestinal tract contains thousands of different bacteria in their gut flora.

The human gastrointestinal tract consists of the esophagus, stomach, and intestines, and is divided into the upper and lower gastrointestinal tracts. The GI tract includes all structures between the mouth and the anus, forming a continuous passageway that includes the main organs of digestion, namely, the stomach, small intestine, and large intestine. In contrast, the human digestive system comprises the gastrointestinal tract plus the accessory organs of digestion (the tongue, salivary glands, pancreas, liver, and gallbladder). The tract may also be divided into foregut, midgut, and hindgut, reflecting the embryological origin of each segment.

The whole human GI tract is about nine metres (30 feet) long.

Jumaat, 10 Februari 2017

Tanah air yang tergadai

Tanahair Yang digadai.....
Kita?

Perjanjian Bangkok 1909...108 tahun dulu banyak Tanah Melayu terlepas kepada Siam.
Kelantan hilang Tak Bai.
Kedah hilang Satun, Pulau Tarutao dan Wilayah Sadao.
Perlis hilang Wilayah Pujo.

1965.....kita kehilangan Singapura.
2008.....kita kehilangan Pulau Batu Puteh
2011.....kita kehilangan Stesen KTM Tanjong Pagar

Dan sekarang kita tidak hilang tanah kerana politik ataupun kerana perang...tapi kita jual.
Jual tanah sendiri ibaratkan kita menjual maruah bangsa kita.
Kita jual tanah TUDM Sg.Besi....
Kita jual tanah atas alasan pembangunan di Forest City..hak kekal.
Kita jual syarikat dan aset strategik negara kepada negara asing.

Kali ini kita dipaksa untuk menjual syarikat automotif nasional yang kita bangunkan daripada keringat dan darah anak bangsa kita...jual kepada bangsa asing....mungkin China.
Katanya kepentingan Proton di Tanjung Malim.
Dan untuk makluman Proton Tanjung Malim ada 1,500 ekar tanah di Proton City milik Proton.

Betullah kata orang...kita menumpang di tanah sendiri.
Teringat kisah saudara Palestin kita....walaupun ditawarkan cek kosong....untuk diisikan sendiri jumlah yang mereka mahu, tidak sekali tanah sekangkang kera mereka lepaskan kepada Israel.

Tapi kita...??

🗣Tahukah..?

Pemimpin muslim terakhir di Andalusia (Sepanyol), Abdillah Muhammad  Al Ahmar, keluar dari istana kerajaan dgn hina.  Pada malam itu, Andalusia telah jatuh ke tangan kerajaan Katolik setelah berada di bawah kekuasaan Islam selama lebih dari 800 tahun.  Dia tinggalkan istana dgn hati yg pilu. Dadanya sesak.

Sebaik sampai di sebuah bukit yg cukup tinggi, dari sana ia memandang Istana Al Hambra.  Dia  menangis tersedu-sedu hingga janggutnya basah kuyup dgn air mata. 😪😪

Melihat hal itu, ibunya berkata, "Menangislah!  Menangislah seperti perempuan! Kerana kau tidak mampu menjaga kerajaanmu seperti laki-laki perkasa! "

Kekuasaan Islam berakhir di Andalusia.  Sejak itu, belum pernah bangkit lagi kecemerlangan itu. Umat Islam di sana diberi pilihan ; Masuk Kristian, dibunuh atau diusir.

Tahu apa penyebab jatuhnya Andalusia ?

1⃣ Cinta dunia
2⃣ Meninggalkan dakwah dan jihad
3⃣ Bergelumang dengan perkara-perkara dosa
4⃣ Menyerahkan urusan bukan pada ahlinya
5⃣ Jahil agama

Bayangkan jika negara kita nanti telah jatuh total ke tangan orang kafir, ketika itu barulah  pemuda-pemuda Islam akan menangis ... dan ibu2 mereka berkata, "Menangislah seperti perempuan!   engkau tidak  menjaga negara ini sebagaimana seorang laki2 perkasa!

Maka bersiaplah wahai pemuda Islam.
Pelajari baik-baik 5 faktor di atas. Ambillah iktibar. Jangan lagi leka dengan seronok dunia;  game, lepak, fb yang sia-sia, suka buang masa tanpa aktiviti yang berguna, selesa dengan bantuan orang lain dan sebagainya...  Faktor  kejatuhan itu akan berulang &  selalu sama.

Wahai ibu & ayah bendunglah anak-anak mudamu, bentuklah mereka, bantulah mereka menjadi muslim mukmin yang berguna

🗣 Wahai ibu, wahai ayah, wahai anak-anak muda, 

Jika kamu tidak dapat menjadi garam yg dapat menjaga daging, jangan pula menjadi ulat yg merosakkannya.  Kalau kamu tidak dapat menjadi pejuang, jangan pula menjadi pengkhianat ( penipu, pencuri, perasuah, pemecah amanah, penagih dan sebagainya )

Wallahu a'lam

Risiko kewangan dan takaful

Risiko kewangan ada banyak.

Bila bertemu ejen takaful, pastinya mereka akan jawab, “Takaful boleh lindungi risiko kewangan tuan.”

Bukan semua risiko kewangan boleh diselesaikan dengan takaful. Contohnya jika dibuang kerja, tiada produk takaful untuk kes sebegini. Fungsi takaful adalah untuk perlindungan, bukan untuk pelaburan mahupun simpanan.
Sekalipun sudah ambil takaful, simpanan kecemasan tetap perlu dibuat.

Takaful pula ada banyak jenis produk. Saya pecahkan produk takaful kepada dua:

1. Takaful Keluarga

Dalam insurance conventional ianya disebut life insurance. Produk jenis ini beri pampasan sekiranya berlaku 3 perkara:

KematianLumpuhSakit kritikal

Bila berlaku 3 perkara ini, kita atau keluarga menghadapi risiko kewangan yang besar iaitu hilang sumber pendapatan. Jadi, siapa yang patut ambil produk ini?

Breadwinner, orang yang bertanggungjawab memberi nafkah untuk keluarga.

Apabila sesuatu musibah berlaku ke atas diri breadwinner ini, maka ia akan menjejaskan pendapatan dan perbelanjaan seisi keluarga. Dalam sesebuah keluarga, breadwinner ini selalunya suami atau ayah. Dan untuk melindungi pembiayaan rumah atau peribadi juga, kita menggunakan produk Takaful Keluarga. Jadi sekiranya berlaku apa-apa kepada tukang pembayar hutang rumah, hutang itu dapat dilangsaikan menggunakan takaful. Ahli keluarga kita tidak dibebani untuk membayar ansuran pembiayaan rumah setiap bulan.

Kad Perubatan

Bawah takaful keluarga juga ada produk kad perubatan (medical card).

Fungsi medical card adalah untuk membiayai bil rawatan hospital. Tetapi bukan semua kos rawatan hospital dapat dilindungi dengan kad perubatan. Kerana itu kita perlu baca polisi takaful itu betul-betul supaya tidak salah faham.
Tetapi, ada satu perkara kita masih beruntung kerana berada di Malaysia – kita ada alternatif hospital kerajaan. Sekiranya tiada medical card, kita masih boleh dapatkan rawatan di hospital kerajaan pada kos yang sangat murah.

2. Takaful Am

Fungsi Takaful Am secara umumnya adalah untuk kita lindungi harta benda seperti rumah, pejabat atau kenderaan.

Kita mengambil produk takaful am untuk melindungi harta benda daripada:

Kebakaran, kilat atau kebakaranKecurian yang disebabkan oleh kemasukan ke dalam bangunan secara ganas dan paksaanTaufan atau angin ributGempa bumi & banjir

Setiap satu perlindungan mungkin akan ada penambahan caruman. Contohnya untuk takaful kenderaan kita biasanya ambil pelan asas sahaja, untuk perlindungan tambahan seperti cermin kereta, perlu ada tambahan caruman lagi. Untuk risiko banjir, tambah lagi caruman.

“Saya dah faham sekarang, jadi takaful apa perlu saya ambil?”

Lihat prioriti kita sekarang. Lain orang lain keperluan dan prioriti.

Mungkin beberapa soalan ini dapat membantu kita buat keputusan:

Adakah anda ada keluarga yang sedang ditanggung? (Jika anda tiada, maka mereka hilang sumber kewangan)Sekiranya anda lumpuh hari ini, adakah pasangan atau famili anda mampu bekerja untuk menampung belanja satu keluarga?Adakah anda sudah ada simpanan kecemasan untuk menampung keluarga sekurangnya selama setahun?
Kenapa setahun?

“Dan orang-orang yang (hampir) mati di antara kamu serta meninggalkan isteri, hendaklah berwasiat untuk isteri-isteri mereka, iaitu diberi nafkah saguhati (makan, pakai dan tempat tinggal) hingga setahun lamanya, dengan tidak disuruh pindah dari tempat tinggalnya…” (Al-Baqarah : 240)

Maka sila buat analisis kewangan peribadi sebelum mengambil apa-apa produk takaful. Ejen takaful yang baik berperanan membantu kita membuat analisis kewangan terlebih dahulu bukan terus-terus sahaja promote produk takaful.

Khamis, 9 Februari 2017

Pemuda islam

Sesungguhnya terdapat 2 perkara yang menyebabkan tengkuk-tengkuk para lelaki tertunduk hina, lemah dan tewas di hadapan kuasa-kuasa jabarut; sifat takut dan tamak. Sesiapa yang telah menutup lubang-lubang ketakutan di dalam jiwa mereka, mereka tidak akan takut kecuali kepada Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, serta hari kiamat, di mana hati-hati dan juga pandangan akan terbeliak bergementaran.

Demikian juga mereka menutup pintu ketamakan di dalam diri mereka, maka tiada lagi yang tinggal melainkan tamak di dalam mendapatkan keampunan daripada Tuhan mereka, serta syurga yang lebarnya sahaja seluas langit dan bumi. Mereka tidak takut kepada ajal, kerana ia adalah perkara yang sudah ditentukan lagi pula pasti akan berlaku. Mereka tidak risaukan rezeki kerana ianya adalah telah ditetapkan dan dibahagi-bahagikan.

(Dr. Yusuf Al-Qaradhawi - Pemuda Islam Yang Dijanjikan)

Sabtu, 4 Februari 2017

Nasihat

Sepasang pengantin baru yang sangat miskin tinggal di ladang yang kecil. Mereka ini masih muda.
Pada suatu hari si suami membuat cadangan berikut kepada isterinya.
“Sayang, saya akan meninggalkan rumah ini. Saya akan mengembara jauh, untuk mencari pekerjaan dan bekerja keras supaya dapat memberikan kamu kehidupan yang selesa yang selayaknya kamu dapat.  Saya tidak tahu berapa lama saya tinggal jauh dari kamu, cuma satu yang saya pinta, tunggu kepulangan saya, dan sepanjang kepergian saya, kamu harus setia kepada  saya, kerana saya akan setia kepada kamu.
Isterinya bersetuju, jadi pemuda itupun pergi. Dia jalan berhari-hari sehingga akhirnya dia bertemu dengan seorang peladang yang memerlukan pekerja. Pemuda itu menawarkan khidmatnya. Dia diterima. Oleh itu dia membincangkan syarat-syarat dengan majikannya.
“Saya akan bekerja selama mana yang saya mau dan apabila saya ingin pulang, tolong lepaskan saya daripada pekerjaan saya. Saya tidak mau menerima gaji saya. saya mau kamu simpankan itu untuk saya, sehingga pada hari saya akan pergi. Pada hari saya memutuskan untuk pulang, tolong berikan wang saya.”
Mereka sama-sama bersetuju. Jadi, pemuda itu bekerja selama dua puluh tahun tanpa  cuti dan tanpa rehat. Selepas dua puluh tahun, dia mendatangi majikannya dan berkata, “Tuan, saya mahukan wang saya, kerana saya ingin pulang.”
Majikan itu menjawab, “Baiklah, lagipun saya telah membuat perjanjian dengan kamu dan saya mematuhinya. Bagaimanapun, sebelum kamu pergi saya ingin menawarkan kepadamu sesuatu yang baru. Saya akan berikan semua wang kamu dan benarkan kamu pergi; atau saya berikan kamu tiga nasihat, tetapi kau tidak akan dapat wang itu. Sekarang, pergilah ke bilikmu dan fikirkan keputusanmu.”

Dia berfikir selama dua hari. Kemudian dia pergi berjumpa dengan majikannya dan berkata, “Saya mahukan tiga nasihat itu.”
Majikan itu menekankan semula, “Jika saya berikan kepadamu tiga nasihat, kamu kehilangan wangmu itu.”
Pemuda itu menjawab, “Saya mahu tiga nasihat itu.”

Kemudian majikan itu memberikan tiga nasihat:

1. Jangan mengambil jalan pintas dalam kehidupanmu, jalan pintas dan tidak diketahui boleh membahayakan nyawamu.

2. Jangan sekali-kali terlalu ingin tahu, kerana keingintahuan terhadap kejahatan boleh membunuh.

3. Jangan membuat keputusan ketika dalam kemarahan atau kesakitan, kerana  apabila kamu menyesal, itu sudah terlambat.

Selepas memberikan tiga nasihat ini, majikan itu berkata kepadanya, “Di sini   ada tiga buku roti untukmu, dua untuk kau makan semasa dalam perjalanan dan yang terakhir adalah untuk kau makan bersama isterimu setelah kau sampai di rumah nanti.”
Jadi, pemuda itupun pergi, selepas dua puluh tahun jauh dari rumah dan isterinya  yang dia sangat cintai.
Selepas lima hari perjalanan, dia bertemu dengan seorang lelaki yang menyapa dia dan bertanya, “Ke mana kau pergi?”
Pemuda itu menjawab, “Ke suatu tempat kira-kira 20 hari perjalanan jika saya terus berjalan.
Orang itu berkata kepadanya, “Wahai pemuda, jalan itu sangat panjang! Saya tahu jalan pintas yang sangat selamat dan kau akan sampai dalam masa 5 hari sahaja.”
Pemuda itu mula ikut jalan yang dicadangkan, tetapi kemudian  dia teringat nasihat yang pertama. Lalu dia kembali mengikut jalan yang panjang. Beberapa hari kemudian dia ketahui bahawa jalan pintas itu membawa kepada serangan hendap.
Selepas beberapa hari perjalanan lagi, dia dapati rumah tumpangan di tepi jalan, di mana dia boleh berehat. Dia membayar sewa bilik dan setelah mandi dia baring untuk tidur. Pada malam itu dia terbangun kerana dia mendengar  jeritan yang menakutkan. Dia bangun dan pergi ke pintu untuk melihat apa yang berlaku. Ketika dia hendak membuka pintu, dia ingat nasihat yang kedua. Oleh itu dia kembali, baring dan tidur semula.
Esoknya, selepas sarapan, pemilik rumah tumpangan itu bertanya kepadanya sama ada dia tidak mendengar jeritan malam itu. Pemuda itu mengesahkan bahawa dia telah mendengar.
Kemudian tuan rumah itu berkata, “Kamu tidak ingin tahukah apa yang berlaku?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak.”
Tuan rumah itu berkata, “Kamulah tetamu pertama yang meninggalkan rumah ini hidup-hidup. Jiran saya benar-benar gila. Dia biasanya menjerit pada waktu malam untuk menarik perhatian orang. Apabila tetamu keluar, dia membunuh mereka dan menguburkan mayat mereka di belakang rumah.”
Pemuda itu meneruskan perjalanannya, tak sabar-sabar sampai lebih awal.
Selepas beberapa hari dan malam berjalan, pemuda itu sangat penat, tetapi akhirnya dia nampak rumahnya  dari jauh. Waktu itu sudah malam. Ada cahaya dari tingkap dan dia nampak bayang-bayang isterinya. Tetapi dia lihat isterinya tidak bersendirian. Pemuda itu datang lebih dekat dan melihat ada seorang lelaki bersama isterinya. Dia memutuskan untuk menyerbu dan membunuh mereka berdua tanpa belas kasihan. Bagaimanapun, dia menarik nafas panjang dan mengingati nasihat yang ketiga. Lalu dia berhenti, dia memutuskan untuk tidur di luar pada malam itu. Dia tidur di semak, memutuskan untuk membuat keputusan esoknya.
Setelah pagi, dia lebih tenang dan dia berkata dalam hati,  “Saya tidak akan bunuh isteri saya dan kekasihnya. Saya akan kembali kepada majikan saya untuk meminta dia terima saya semula. Tetapi sebelum saya pergi, saya mau katakan kepada isteri saya bahawa  selama ini saya tetap setia kepadanya.”
Dia ke pintu dan mengetuk. Apabila isterinya membuka pintu dan mengenali dia, si isteri menangis dan memeluknya dengan perasaan yang gembira sekali. Suami itu cuba menolak isterinya tetapi tidak berdaya. Kemudian, dengan linangan air mata dia berkata kepada isterinya, “Saya tetap setia padamu tetapi   kamu menghianati  aku.
Isterinya terkejut, lalu dia menjawab, “Bagaiama saya menghianati kamu? Saya tidak pernah menghianati. Saya dengan sabar menanti  kamu selama dua puluh tahun.”

Kemudian si suami bertanya, “Bagaimana dengan lelaki yang kau usap-usapi semalam?”
Isterinya menjawab, “Lelaki itu adalah anakmu. Ketika kamu pergi, saya dapati saya sudah mengandung. Hari ini genaplah umurnya yang kedua puluh tahun.”
Setelah mendengarnya, si suami memohon ampun dari isterinya. Dia berjumpa dan memeluk anaknya. Kemudian dia menceritakan semua yang dia alami selama pemergiannya. Sementara itu, isterinya menyediakan minuman untuk mereka makan besama roti terakhir yang diberikan oleh majikan si suami. Selepas doa kesyukuran, dia  mematahkan roti itu. Di dalam roti itu dia melihat wangnya, semuanya. Bahkan, wang itu lebih daripada gaji yang sepatutnya dia terima bagi kerjanya yang dedikasi selama dua puluh tahun.
Kawan-kawan, begitulah umpama Allah mengajar kita. Apabila dia meminta kita buat pengorbanan, dia ingin memberikan kita lebih banyak daripada apa yang kita berikan kepadaNya. Dia mau kita memiliki hikmatNya yang unik dan juga berkat kebendaan.
"RENUNGAN BUAT KITA YG SEMAKIN TUA"

1. Sisα hίdυρ semakin pendek:
» yg boleh kita makan, makanlah;
» yg boleh kita pakai, pakailah;
» yg Ingin kita beli, belilah;
» kalau masih mampu memberi, berilah;
» masih mampu berbagi, berbagilah.

Kerana semua yg ada tidak boleh kita bawa ke kubur. Jangan khuatir dgn ahli waris, Allah yg akan mengatur rezeki selagi mereka berusaha.
Nikmatilah hίdυρ ini dgn pasangan kita selagi masih ada.

2. Sehari berlalu, umur berkurang sehari. Bila kita lewati hari ini dgn berbahagia, kita sangat beruntung, berbuat baiklah & selalu mengucap syukur, kerana kita tdk tahu bila kita akan dipanggil 'pergi'.

3. Waktu cepat berlalu, hidup itu sangat singkat dan susah. Dalam sekejap kita memasuki masa tua, itu PASTI !

4. Bila membandingkan ke atas, kita akan selalu merasa kurang; membandingkan ke bawah, kita merasa lebih; bila kita mampu merasa cukup dan mensyukuri apa yang kita punya, kita pasti bahagia.
Bersyukurlah dengan apa yg kita ada. Manfaatkan ia sebaiknya.

5. Harta, kekayaan, pangkat, kedudukan, kehormatan --- semua itu hanyalah sementara, hanya pinjaman.
Yang terbaik dan terpenting adalah Perilaku Yg Baik, sentiasa membantu orang, tidak berbuat hal2 tercela, mengawal  diri.
Jangan menyakiti hati orang lain kerana karma itu ada...
dan yang terpenting melatih diri agar selalu sihat zahir dan batin.
Ini kerana KESIHATAN adalah KEKAYAAN kita dan modal utama menikmati kebahagiaan hίdυρ ini.

6. Kasih ibubapa  kepada anak2 tidak ada batasnya !!!.
Kasih anak2 terhadap ibubapa jelas batasnya.
Sedarlah! tatkala  anak sakit, hati ibubapa  terhiris;
tapi tatkala ibubapa sakit, anak cuma menengok dan bertanya2 ala kadar...
Anak2 memakai wang orang tua sudah seperti keharusan, tetapi orang tua memakai wang anak semacam pasti tidak berlaku!!!
Oleh itu CUKUPILAH diri sendiri dan berikanlah pada anak seBIJAKSANA mungkin.

7. Rumah ibubapa  adalah rumah anak, tetapi rumah anak belum tentu jadi rumah ibubapanya. Ibubapa selalu memberikan anak2 tanpa batas...  tetapi tidak semua anak akan berbakti kepada ibu bapa. SELAMAT MENITI HARI TUA 😊

Aku berdoa.. Ya اَللّهُ : 

Muliakanlah yang membaca pesan ini;
Lapangkanlah hatinya;
Bahagiakanlah keluarganya, dan luaskan rezekinya seluas lautan yang Engkau ciptakan;
Mudahkan segala urusannya; Kabulkan cita-citanya;
Jauhkan dirinya dari segala penyakit, fitnah, prasangka keji, berkata kasar, dan mungkar;
Jauhkan dari segala musibah serta terimalah semua amal ibadahnya; dan
Kelak jadikanlah dia sebagai penghuni Syurga-Mu.

آمِّيْنَ يا رَبَّ الْعَالَمِيْن
📝Kirim kepada rakan² anda... Doakan mereka, dan mudah²an doa kita dikabulkan.

Sabtu, 28 Januari 2017

Membahagiakan hati sendiri

Antara cara membahagiakan hati sendiri, adalah membahagiakan orang di sekeliling kita.

Buat orang gembira. Buat orang selesa dan suka berada di sisi kita. Lakukannya seikhlas hati kita, bukan dibuat-buat. Apa lagi merencana yang buruk di sebaliknya.

Betul. Bukan mudah nak puaskan hati orang. Tapi, itu bukan alasannya. Matlamat kita harus jelas berbuat baik itu sebab apa. Kalau sengaja berbaik-baik kerana mahukan pujian dan sanjungan...ya, mungkin kita akan dapat. Mungkin juga tidak.

Makanya, betulkan semula niat kita. Santuni semua orang kerana Dia. Dia akan bahagiakan kita dengan ketenangan jiwa. InsyaAllah.

Selasa, 24 Januari 2017

Terlena

*TERLENA*

_Waktu berlalu begitu pantas menipu kita yang terlena_

_Belum sempat berzikir di waktu pagi, hari sudah menjelang siang, Belum sempat bersedekah pagi, matahari sudah meninggi._

_Niat pukul 9.00 pagi hendak solat Dhuha, tiba-tiba azan Zuhur sudah terdengar.._

_Teringin setiap pagi membaca 1 juzuk Al-Quran, menambah hafalan satu hari satu ayat, itu pun tidak dilakukan._

_Rancangan untuk tidak akan melewatkan malam kecuali dengan tahajjud dan witir, walau pun hanya 3 rakaat, semua tinggal angan-angan._

_Beginikah berterusannya nasib hidup menghabiskan umur? Berseronok dengan usia?_

_Lalu tiba-tiba menjelmalah usia di angka 30, sebentar kemudian 40, tidak lama terasa menjadi 50 dan kemudian orang mula memanggil kita dengan panggilan "Tok Wan, Atok...Nek" menandakan kita sudah tua._

_Lalu sambil menunggu Sakaratul Maut tiba, diperlihatkan catatan amal yang kita pernah buat...._

_Astaghfirullah, ternyata tidak seberapa sedekah dan infak cuma sekadarnya, mengajarkan ilmu tidak pernah ada, silaturrahim tidak pernah buat._

_Justeru, apakah roh ini tidak akan melolong, meraung, menjerit menahan kesakitan di saat berpisah daripada tubuh ketika Sakaratul Maut?_

_Tambahkan usiaku ya Allah, aku memerlukan waktu untuk beramal sebelum Kau akhiri ajalku._

_Belum cukupkah kita menyia-nyiakan waktu selama 30, 40, 50 atau 60 tahun?_

_Perlu berapa tahun lagikah untuk mengulang pagi, siang, petang dan malam, perlu berapa minggu, bulan, dan tahun lagi agar kita BERSEDIA untuk mati?_

_Kita tidak pernah merasa kehilangan waktu dan kesempatan untuk menghasilkan pahala, maka 1000 tahun pun tidak akan pernah cukup bagi orang-orang yang terlena._

*Al Marhum Prof Hamka*